Home » » Ya, Allah sudah siapkah aku menghadap mu......

Ya, Allah sudah siapkah aku menghadap mu......

Written By Parmin Prim on 01 Februari 2010 | 07.00

Masih terbayang di pelupuk mata sekilas wajahnya, masih tergambar di pikiranku saat dia sekali-kali berbicara dengan ku. Namun sekarang, dia telah pergi jauh dan sangat jauh yang tidak akan bisa dijangkau oleh siapapun. Ya, terkenang saat dia berada di ruangan depan, tertutup oleh kain beberapa lembar, Yang sekelilingnya berkerumun orang yang pernah dekat dengannya. Ayahnya, Ibunya, adiknya, Kakek, nenek, paman, dan semua kerabat keluarga, juga teman-temannya. Semuanya berkumpul, menyaksikan dirinya yang terbujur kaku, membisu dan tak bisa apa-apa.

Inilah kejadian besar yang akan membuka tabir kehidupan selanjutnya. Memasuki alam yang tak pernah dilalui sebelumnya. Inilah waktu yang telah dijanjikan. Inilah saat yang telah di gariskan. Tak ada yang bisa memastikan kapan datangnya, tapi kedatanganya pasti akan dilalui oleh setiap orang. Saat itu semua yang ada akan ditinggalkan, semua yang dicintai akan di lepaskan dan semua yang dikejar akan di hentikan.


Ya Allah, semua telah Engkau atur, dan semua telah Engkau gariskan. Berilah kemudahan baginya untuk menghadap-Mu, jauhkan dia dari siksa kubur dengan rahmat-MU, walau aku tahu dia punya kesalahan dan kekhilafan, ampunkan dosanya ya Allah.

Buat keponakanku yang telah pergi menghadap-MU............

---------------------------------------------------------------------------------------

Ya, Allah apakah aku sudah siap untuk menghadap-MU nanti. Dengan keadaanku seperti ini, dengan keimananku yang masih seperti ini sanggupkah aku nanti menghadapMu ya Allah. Berilah selalu kekuatan dan ketetapan imanku ini setiap saat, karena aku tidak tahu kapan engkau akan mengambil diriku.
---------------------------------------------------------------------------------------

Marilah kita selalu ingat dan taat kepada Allah SWT, karena setiap saat kita akan diambil-Nya. Kata orang hidup cuma numpang minum. Yang mana, kalau kita pergi ke suatu tempat dan pada saat itu kehabisan bekal di tengah perjalanan. Lalu kita minta minum kepada seseorang yang kita temui. Maka bisa dihitung berapa menit kita berada dengan orang tadi. "Cuma sebentar". Setelah di beri minum, tentu kita akan melanjutkan perjalanan lagi hingga sampi tujuan. Dan hidup itu adalah perjalanan yang sangat panjang.

"Mari kita renungkan"
Share this article :

1 komentar:

  1. semoga kita semua khusnul khotimah. Salam kenal pak blog kita sama bajunya semoga persahabatan ini terus berlanjut

    BalasHapus

Popular Posts

Posting Update

Chat Langsung

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

 
Support : Primaya | Masprim | My Facebook
Redesain © 2015. primaya.blogspot.co.id - All Rights Reserved
Template Source from Creating Website
Proudly powered by Blogger