Home » » Tentang Warnet

Tentang Warnet

Written By Parmin Prim on 07 April 2010 | 06.37

Ngomong-ngomong masalah Warnet nih. Ada apa dengan warnet? Siapa Warnet, kenapa Warnet. Nah disini penulis mau menyoal masalah Warnet. Warnet tentu sudah gak asing lagi bagi kita. Bahwa warnet itu kependekan dari Warung Internet. Lho kok warung? Ya.. asal muasalnya penulis juga gak begitu paham kenapa warung kok isinya komputer yang disewakan. Menurut pengertian yang didapat dari penulis asal kata "Warung" itu berasal dari bahasa jawa yang artinya kedai kecil atau semacam toko kecil yang menjual makanan kebutuhan sehari-hari dan yang paling pokok adalah warung itu menjual makanan kecil terutama untuk anak-anak.

Nah, kata "Warung" rupanya mengalami perluasan makna. Yang mana warung tersebut mengarah kepada hal-hal yang lebih speisifik atau khusus. Jadi warung itu bisa ditambahin kata selanjutnya yang menerangkan hal-hal yang lebih khusus tersebut. Misalnya warung yang menjual kopi, menjadi WarKop,warung yang menjual makanan untuk kelas menengah ke bawah khususnya dari daerah Tegal, maka namanya menjadi WarTeg. Ada juga warung yang menyediakan jasa telekomunikasi untuk bisa berhubungan dengan orang lain, maka jadilah WarTel. Terus warung yang meyediakan akses internet, ya jadi deh WarNet.

Perkembangan Warnet saat ini cukup mencengangkan. Betapa tidak, saat ini warnet bisa ditemui mulai dari kota-kota besar sampai ke kota-kota kecil bahkan di sudut-sudut gang dan pinggir kota banyak sekali bertebaran warnet. Hal ini dipicu oleh layanan provider yang membuat berbagai macam harga yang kompetitif dan juga memang kebutuhan akan teknologi semakin tinggi. Walaupun saat ini banyak layanan internet untuk kompuer PC pribadi, semacam laptop dan Handphone yang juga murah meriah, namun tidak membuat bisnis warnet ini tersaingi. Untuk beberapa tahun ke depan bisnis warnet ini masih bisa bertahan, tapi entah untuk 5 atau 8 tahun ke depan apakah masih bisa bertahan. Saya juga tidak tahu. Masalahnya, karena bisnis warnet ini cukup menjanjikan, maka orang berlomba-berlomba untuk buka warnet, jadi saingan makin ketat, bahkan jarak warnet satu dengan lainnya banyak yang berdekatan atau bahkan malah berdampingan dan saling berhadap-hadapan.

Melihat fenomena diatas, tentu sebagai pengusaha warnet harus mulai berpikir keras bagaimana supaya bisnis warnetnya tetap bertahan dari gempuran kompetitornya, kalau tidak maka tinggal menunggu waktu untuk gulung tikar, itupun kalau masih ada tikarnya yang bisa digulung. Sebagai pertanyaan yang mengganjal di hati, apakah nasib warnet akan seperti Wartel yang habis tergerus oleh Hanphone? Wallahu alam. "Semoga saja tidak ya".

sumber gambar : dari google.co.id
Share this article :
Comments
0 Comments

0 komentar:

Poskan Komentar

Popular Posts

Posting Update

Chat Langsung

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow by Email

 
Support : Primaya | Masprim | My Facebook
Redesain © 2015. primaya.blogspot.co.id - All Rights Reserved
Template Source from Creating Website
Proudly powered by Blogger